Tampilkan postingan dengan label cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cinta. Tampilkan semua postingan

19 Desember 2010

TERANG

Minggu. 19 Desember 2010

Hari ini saya tidak pergi ke gereja. Ah Tuhan, saya kan mau ujian. Begitu kata saya sore tadi. Saya melihat tumpukan koran rubrik olahraga yang belum dibaca dan dianalisis untuk tugas paper. Saya melihat bahan ujian besok yang menggunung tinggi, memanggil-manggil untuk dibaca. Saya si manusia tegar tengkuk, tidak pergi ke gereja.

Akhir-akhir ini banyak hal yang mengganggu pikiran saya. Semuanya berputar-putar dalam satu poros. Poros itu sendiri sangat pelik, mencoba untuk menyingkirkannya di otak ini malahan membuat saya lemah. Karena hal itu membuat saya sedih, maka saya biarkan saja. Saya tahu, kini poros itu semakin besar, menyerempet banyak masalah lain, dan ibarat salju, kristal itu sudah berubah menjadi snow ball. Saya si manusia tegar tengkuk, punya masalah sebesar snow ball.

Saya sudah mengurangi intensitas saya menulis blog. Poros masalah itu seakan mematikan ide saya untuk menulis. Hampir tidak ada ide, pikiran ini hampir mati. Teman-teman saya semua memiliki kesibukan masing-masing dan mereka tidak mau repot-repot meluangkan waktu untuk mendengarkan saya. Mau ngajak ketemu, aja susahnya.. saya paham hal itu. Bukan salah mereka kalau sibuk dan tidak bisa bertemu, sayanya saja yang tidak ada pekerjaan sehingga mengusik kehidupan banyak orang. Ini adalah salah saya. Tidak seharusnya saya mengganggu kesibukan mereka. Saya si manusia tergar tengkuk harusnya bisa mandiri.

Dengan langkah gontai, saya mulai beres-beres kamar yang sudah seperti kapal pecah. Lalu saya berpikir, mengapa saya masih berada di tempat ini sekarang…? Bukankah Natal sebentar lagi? Di mana semangat Natal itu? Di mana cahayaaaaa itu? Saya tidak merasakan apa-apa di sini. Segalanya gelap. Ah Tuhan, ini tidak adil. Tidak ada satupun sms masuk, tidak ada telepon dari rumah. Apakah keluarga saya tidak merindukan saya saat ini? Mengapa mereka tidak menghubungi saya? Di mana mereka? Di mana teman-teman saya? Di manakah mereka saat ini, ketika saya membutuhkan mereka? Mengapa ujian akhir semester harus di saat Natal seperti ini? Mengapa? Mengapa? Mengapa?

Banyak pertanyaan itu semakin membuat mood saya semakin buruk hari ini. Dengan gontai (lagi), baru kali ini saya tidak ingin Natal itu tiba. Kekecewaan melingkupi saya dan meredupkan semangat itu.

Lama, saya duduk di lantai. Memakai topi Santa Klaus.

Saya diam, dan tiba-tiba air mata yang panas itu mengalir di pipi saya. Saya terisak.

Saya membenci saya di minggu terakhir sebelum Natal ini. Saya membenci diri saya seutuhnya karena selama ini saya selalu mengandalkan diri saya sendiri. Saya tidak melibatkan Tuhan dalam setiap pekerjaan dan kegiatan saya. Perasaan saya sangat terluka akan kejadian-kejadian buruk yang belakangan ini saya alami. Terbangun karena mimpi buruk tiap malam, sudah menjadi hal biasa. Bengong sendiri di kelas, mungkin sudah biasa juga. Apa mungkin semangat saya benar-benar padam? Di manaaa Tuhan saat ini? Di mana?

Malam ini, saya merasakan kehangatan itu kembali saat Tuhan memanggil saya untuk berdoa. Kapan ya terakhir saya berdoa? Saya membuat tanda salib, namun bukannya berdoa, yang terjadi adalah saya terisak lagi. Malam ini saya mengadu. Malam ini saya bercerita padaNya, saya memintaNya untuk mendengarkan saya.

“Sesungguhnya, tangan Tuhan tidak kurang panjang untuk menyelamatkan. Dan pendengaranNya tidak kurang panjang untuk mendengar.” Yesaya 59.

Saat terisak itu, yang ada di pikiran saya hanyalah keluarga saya di rumah, dan teman-teman saya di PD Santo Rafael. Betapa saya sangat merindukan mereka semua. Merindukan orang-orang yang mencintai saya seutuhnya, orang-orang yang menerima kekurangan saya. Saya ingin lepas sejenak dari kepadatan kuliah dan organisasi. Saya muak dengan hal ini. Namun saya tahu, ini semua adalah kewajiban.

Saya ingin pulang. Saya ingin pulang, Tuhan… bawa saya pulang…

***

Saudara-saudaraku yang terkasih. Pengalaman iman dicintai Tuhan pasti berbeda-beda dalam hidup anda dan saya. Tuhan tidak hanya hadir di dalam gereja atau kapel. Tuhan tidak akan berdiam di situ saja.

Tuhan itu ada di hati saudara dan saya.

Sekali lagi, panggilan untuk percaya akan kehendak Tuhan, menanggapi panggilanNya, kembali saya rasakan. Bukan seberapa jauh saya pergi, namun yang penting adalah seberapa jauh saya pergi, Tuhan punya cara untuk memanggil saya kembali.

Jika saat ini, anda masih ragu mau pergi ke mana, selalu mencari kesenangan untuk menghibur jiwa anda yang sepi, mendapati teman-teman anda tidak seramah seperti biasanya, atau kegagalan selalu di depan mata anda, percayalah akan kata-kata saya bahwa anda memerlukan Tuhan dalam hidup anda. Tuhan hanya sejauh doa, kawan.

“Pada waktu Aku berkenan, aku akan mendengarkan engkau, dan pada hari aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau.” 2 Korintus 6

Selamat hari Minggu, saatnya membersihkan dan menyiapkan diri untuk kedatangan Tuhan! Natal itu ada, di hatimu. Tak peduli seberapa jauh kau dari rumah. Saya si manusia tegar tengkuk, sudah bertobat... XD

“Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.”

Yoh 1:5

6 Desember 2010

Love is Colour Blind


“Kalau perbedaan hanya membuat kita sulit mencintai, mengapa ia diciptakan?”

Yeah. Sebuah quote yang bagus. Gue dapet itu di hari Jumat 12 November 2010 malem saat gue ketemu sama anak Psiko UI 2008 yang namanya Ignatia Niken. Thanks, Nik!

Hmm, mulai lagi gue akan nulis apa yang mau gue tulis. Gue nggak RASIS.

Pertama, gue sangat menjunjung tinggi pluralitas/keberagaman/multikultural/keheterogenan dalam sebuah hubungan. Bisa hubungan pertemanan, persahabatan, kasih, maupun perkawinan. Gue mikirin ini terus sampai otak gue berasap. Gue pernah nangis di suatu malam ngrenungin hal ini. Kenapa sih perbedaan itu ada? Kenapa itu jadi hambatan buat gue buat berteman sama orang?

Dengan pengalaman pernah dikecewakan seseorang yang *berbeda* di masa lampau itu, gue ngrasa parno sendiri sama orang lain yang *berbeda* sama gue. Dulunya gue sangat enjoy sama ‘mereka’, tapi akhirnya gue sendiri yang memegang kendali dan menjaga jarak dari orang-orang yang berbeda sama gue. Again, gue takut nantinya ada jawaban lagi seperti ini: “Sori, Sis... kita nggak bisa. Kita beda…”

Argh. Sekali lagi gue bilang, gue nggak RASIS.

And times goes by… tic-toc-tic-toc

Beberapa waktu yang lalu, sebelum gue ketemu Niken, gue ketemu temen gue yang lain.

'The Other One." Sebut saja namanya Si Air Dingin.

Dia nunjukin gue sebuah lagu yang menurut gue bagus banget, dan ngejawab pertanyaan gue yang ada di atas *scroll lagi ke atas yuk*. Ini gue tulisin liriknya ya. Gue berharap, siapapun yang baca notes gue ini, dengerin lagu ini, dan ngresapin lirik lagu ini mulai terbuka matanya kalo perbedaan itu jangan dijadikan penghalang buat kita semua untuk berteman dan menjalin hubungan dengan seseorang yang beda. Kulit boleh beda warna, tapi darah hanya ada satu warna kan?

Enjoy it!




SARAH CONNOR (feat: TQ) -Love is Colour Blind

It don't matter if you're black

White or yellow, if you're brown or red

Let's get down to that

Love is color-blind

[Verse 1:]

I remember when

I was a child and couldn't understand

People having fun

Discriminating all the different ones

Mama just used to say

When you grow up you'll maybe find a way

To make these people see

That everything I do comes back to me

[Bridge:]

You gotta live your live

We're all the same, no one's to blame

They gotta live their lives

Just play the game and let love reign

[Chorus:]

It don't matter if you're black

White or yellow, if your brown or red

Let's get down to that

Love is color-blind

You're my brother, you're my friend

All that matters in the very end

Is to understand

Love is color-blind

[TQ:]

I remember as a young boy

I watched my neighbourhood go up in flames

I saw the whole thang through tears of pain

And a situation's rackin' my brain

I wish I could fly away and never come back again

We need some love you all

We need some real deal help from above you all

I mean the kids watchin'

And I just can't see it stoppin', I don't understand

I mean we all bleed the same blood, man!

[Bridge:]

You gotta live your life

Better than our fathers did

Let's make some love, baby, have some kids

They gotta live their lives

And I don't care what color they are, or you are, or we are

It's all love, baby!

[C-Part:]

You have been my mother

You could have been my brother

What if you were my sister

If you were my father?

You could have been my fella

You could have been my teacher

What if you were my friend?

Would be so nice to meet ya

[Verse 2:]

Take it out to the world

Tell every boy and every little girl

Be proud of yourself

Cause you're as good as anybody else

Put away your prejudice

Open your mind, don't need a stick to this

Try to make this earth

A better place without a racial curse

[TQ:]

Yeah, it's time for some changes

[Chorus]

29 Oktober 2010

Seharusnya Gue Tahu Dari Awal…


Tahu apa?

Tahu bagaimana caranya membunuh perasaan suka sama orang.

Pernahkah lo suka sama seseorang, tapi sukanya yang banget-banget-banget?

But unfortunately ada suatu alasan lo ga bisa sama dia, atau kondisi ga memungkinkan lo sama dia itu pasti bikin hati jadi remuk. Gue sih bilangnya ancur.

Pernahkah, pernahkah?

Gue pernah.

Yah, ngelabil ke sana ke sini, satu atau dua bulan wajarlah..

Trus gue menemukan satu cara.

Bunuh diri? Bukan.

Ganti kelamin? Bukan juga. Itu aneh malah.

Cuma ada satu cara untuk membunuh perasaan lo itu.

BIKIN DIA BENCI SAMA LO.

That’s way I do for him.

I reject him.

In my eyes he always wrong.

… and it’s working.

Saat ini, gue masih jadi oposisi dia. Dalam hal apapun.

Paling nggak, sekarang, gue nggak lagi deg-degan kalo ketemu sama dia.

Di otak gue udah ter-mind-set dengan sendirinya.

Kalo dia bukan buat gue.

Dah, itu aja yang mau gue tulis.



(Love me, or hate me

But don’t separate me with your indifference…)

Thanks for reading, people!!


24 Juni 2010

Ask For More

ASK : Bagaimana perasaan anda sekarang ini?

ANSWER : Perasaan saya sekarang masih dalam masa pemulihan setelah mengalami sebuah kenyataan yang sangat berat. Karena masih dalam pemulihan itu, bisa dibilang hati saya agak sedikit rapuh, tempramen, naik-turun tidak jelas dan kadang masih suka meluap-luap sendiri. Namun sudah banyak hal positif yang saya hirup dalam-dalam dalam diri saya sehingga paling tidak saya dapat menerima kelebihan dan kekurangan saya dengan hati yang besar. I’m only a human.

ASK : Bagaimana hubungan anda dengan You-Know-Who?

ANSWER : Sulit dijelaskan bagaimana perasaan saya sekarang. Kejadian beberapa minggu yang lalu di Pizza Hut masih sangat membekas dalam di dalam hati saya, dan terkadang ketika saya mengingat hal itu saya diliputi suasana yang sangat sedih, pilu, dan kesendirian yang lengkap menjelaskan bahwa selama ini saya hanya bertepuk sebelah tangan terhadap dia. Saya sangat menyukainya, saya merindukan kehadirannya dalam setiap hari-hari liburan saya di tempat ini, saya selalu mengingat dirinya selama saya makan, tidur, ketika saya sendiri, dan saya menjadi agak tersiksa dengan hal itu. Rupanya usaha saya untuk melupakan dia secepatnya menghadapi banyak rintangan. Yaitu masih belum sinkronnya perasaan dan otak saya. Di satu sisi saya sangat menyukainya, dan menurut saya dia adalah orang yang selama ini saya impikan dalam hidup saya hari ini sampai saya mati. Ketika saya bersama dengan dirinya, saya bahkan mampu melakukan apa saja yang sekiranya tidak mungkin saya bisa lakukan. Kini, ketika saya mengetahui sebuah kenyataan pahit yang mengatakan bahwa selama ini sikapnya yang menurut saya istimewa itu hanya karena semata-mata berbuat baik terhadap saya saja, membuat hati saya sakit. Jadi, jika anda bertanya bagaimana perasaan saya sekarang, mungkin jawabannya adalah ABSURD.


ASK : Lalu, adakah kejadian yang membuat anda liburan anda terganggu belakangan ini?

ANSWER : Banyak (Hahahaha tertawa sarkas). 1) IP saya turun semester ini. 2) Seseorang telah membuat saya sangat sakit karena telah mengatakan hal yang tidak ingin saya dengar dari mulutnya. 3) Melihat keponakan saya berduaan dengan pacarnya di ruang tamu membuat saya semakin terpuruk karena saya tidak bisa melakukan hal yang sama karena saya tidak memiliki pacar, dan entah mengapa saya semakin kembali mengingat si brengsek You-Know-Who itu. 4) melihat Fb seorang teman yang memiliki beberapa foto bagus saat merayakan setahun masa pacarannya, mereka adalah pasangan yang sempurna. 5) sampai saat ini pun saya belum berada di rumah saya di Kudus, karena masih harus transit di rumah saudara. 6) kehidupan doa saya tidak dalam kondisi baik sekarang, dan entah bagaimana sampai sekarang saya masih belum mempunyai waktu untuk berdoa sendiri. 7) 2 kepanitiaan besar menanti saya di bulan Agustus dan saya hanya ingin itu cepat selesai.


ASK : Jadi, hal apa yang apa yang ingin anda lakukan saat ini?

ANSWER : Menyendiri. Saya berencana untuk pergi berziarah ke Gua Maria Kerep Ambarawa besok untuk berdoa sendiri. Mungkin saat ini yang paling penting adalah inntrospeksi diri.

ASK : Apa yang ingin orang lain lakukan untuk anda?

ANSWER : Saya hanya ingin You-Know-Who itu menelepon saya dan mengatakan bahwa ia sangat memerlukan saya saat ini dan berkata untuk tidak meninggalkan dirinya. Haha, itu bahkan tidak akan mungkin terjadi kecuali dia itu mengalami gegar otak atau apa. Yeah, gegar otak saja dia sendiri sana!


ASK : Jika memang You-Know-Who ini memang tidak bisa diandalkan lagi, siapa orang lain yang anda tunggu?

ANSWER : Saya rasa tidak ada. Saya menyadari bahwa hanya Tuhan Yesus saja yang bisa saya andalkan sepenuhnya.


ASK : Jadi, mana yang anda pilih? Maju atau mundur?

ANSWER : Mundur. Itu sudah pasti. Saya juga berencana untuk pindah kosan juga kok. Hehehe :D


ASK : Kapan anda punya waktu untuk bicara lagi sesantai ini?

ANSWER : Ah, saya tidak tahu. Saya rasa saya ini orang paling labil sedunia. Absurd tentu saja. Jadi pembicaraan ini mari kita sudahi saja. Toh ini tidak ada gunanya. Kenapa sih anda bertanya-tanya seperti itu -,-“

7 Juni 2010

Diary 19 Mei 2010

19 Mei 2010
Hari ini Rere (Psiko 07) dan Fabian (Fasilkom 07) main ke kosanku. aku kaget benar ketika melihat mereka datang pada saat masa-masa tenang UAS seperti ini untuk membicarakan tentang refreshing day KMK UI. awalnya agak merasa terganggu sih, tapi ya sudahlah anggap saja kami refreshing sebentar karena kulihat Rere tidak ingin belajar malam itu dan hanya ingin ngobrol bersama kami. Obrolan kami cukup panjang dan membicarakan banyak hal. Aku suka sekali dengan Rere. selain karena dia adalah Kadiv LItbang KMK UI, dia juga salah satu anak Paragita yang berprestasi. Sejauh ini ia pernah keliling Eropa karena menyanyi bersama Paragita. Jadi, malam itu kami menghabiskan waktu untuk mendengarkan cerita Rere mengenai dunia antah berantah yang bernama Eropa itu. Aku kembali teringat akan Edensor dan cerita mengenai Ikal (Andrea Hirata) dalam bukunya di mana ia bisa berkeliling dunia pada akhirnya. Di pertengahan jam sembilan malam, Albert datang ke kamarku untuk bergabung dengan kami. Mulailah pembicaraan kami yang tak pernah habis. Dari mulai membicarakan Misa Alam, Gereja, sampai ke kota suci Vatican yang ada di Roma. Di saat itulah Rere menceritakan pengalaman dan foto-fotonya yang indah-indah.
Aku sudah lelah sekarang, mataku hampir terpejam dan aku harus bangun pagi besok untuk belajar bahasa Inggris. Namun, yang mau kukatakan satu hal adalah: aku juga ingin seperti Rere yang pernah berkeliling Eropa. Suatu saat nanti setelah uangku cukup, aku akan pergi ke Eropa bersama orang yang kucinta.

Nb: Tapi siapa ya, kira-kira orangnya? Hehehe :D

Happiness' April


APRIL 2010

Bulan April sudah berakhir. Aku sangat merasa nyaman mengenai paa saja yang kulakukan di bulan ini. Entah mengapa rasanya sangat menakjubkan dan aku merasa sedikit terkejut bahwa sekarang bulan telah mulai berganti. Terus terang aku bingung akhir-akhir ini dalam menulis sesuatu. Sudah lama sekali aku bahkan tidak lagi menulis di notes, apalagi blog.

Awal April dimulai dengan hasil-hasil UTS yang cukup membuat panik.

#1April

Dosen Pengantar Jurnalisme-Zulhasril Nazir- tiba-tiba membuat statement yang cukup mengagetkan ketika masuk ke kelas pagi itu. Ia berkata bahwa semua anak prodi Jurnalisme 2009 tidak ada yang lulus UTS essainya dan harus mengulang pada hari itu dengan ujian tertulis. Tentu saja kebanyakan dari kami menjadi panik dan bersedih. Namun aku si ketua kelas sudah menyadari ini dari awal. Tanpa diragukan lagi, Bang Zul--begitu panggilan akrabnya-- tiba-tiba tertawa keras dan berkata: APRIL MOP!! Hahahaha :D

Masih di hari yang sama, hari ini bertepatan dengan Perayaan Pekan Suci: Kamis Putih. Aku dan beberapa teman dari KUKSA FISIP mengikuti Misa Kamis Putih di Wisma SY. Ups, aku bertemu lagi dengan seseorang hari itu. Yeah, you know who I mean...

#2-4 April

Pagi harinya aku berangkat ke rumah Mas Budi di Tangerang. Intinya aku akan merayakan sisa Pekan Suci dan Paskah di sana bersama keluarganya. Cukup excited ketika harus mengendarai motor sejauh 9 km untuk pergi ke gereja, alhasil sewaktu Misa Jumat Agung aku mengantuk parah. Besoknya saat Misa Sabtu Suci hanya aku dan dia yang berangkat ke gereja karena Andre, anak semata wayangnya tiba-tiba sakit. Di luar kejadian tak terduga itu aku cukup senang karena kembali mendapatkan perbaikan gizi hehehehe :D

SELAMAT PASKAH SEMUANYA!

#6 April

Rapat Angkatan Komunikasi 2009 yang pertama kali seusai acara MBJ (Malam Balas Jasa). Hari itu sebenarnya aku membolos mata kuliah videografi dan lebih mementingkan rapat angkatan. Parah sih, tapi nggak apa-apa lah sekali-kali hehehe (naughty).

#8 April

Kuis SSI--Minangkabau--

Rapat Bulanan KMK UI. Hari ini adalah hari yang penuh kejutan. Mendapat 6 kue manis dan banyak sekali hadiah serta ucapan ulang tahun dari keluarga, sahabat, teman lama, dan teman FB yang memenuhi wall sampai beratus-ratus ucapan. TERIMA KASIH SEMUANYA :D kalian bikin aku terharu... Hiks. Oh ya nilai kuis SSIku sudah keluar: aku hanya mendapat nilai kuis 10 dan 35.

Oh ya, hari ini korfak kuksa FISIP tercinta juga merayakan ulangtahun di hari yang sama denganku. Unfortunately, dia kehilangan dompetnya saat naik Kopaja hari itu.

#9 April

Bikin tugas videografi sama Sari.

Sepulang kuliah, pokoknya seharian ini aku melewatkan banyak waktu untuk mengobrol dan bercerita di Wisma SY bersama dengan Romo Yu dan teman-teman KMK UI dan sekaligus persiapan mengenai Baksos FISIP, FIB, dan FASILKOM yang akan dilaksanakan lusanya. Cukup senang bisa ikut berpartisipasi dalam acara ini.

#10 April

BAKSOS KUKSA FISIP, FIB, FASILKOM di Bantargebang. Thanks Lord, semuanya berjalan dengan lancar... Sekali lagi aku ingin bersyukur kepada Tuhan atas hidup yang boleh ia berikan untukku. Melihat anak-anak yang tinggal dan hidup di Bantargebang ini sekali lagi mengingatkanku untuk terus bersyukur mengenai apapun di dalam hidupku!

#13 April

MISA PASKAH UI

Akhirnya, acara kepanitiaan ini berlangsung juga. Misa Paskah UI kurasa berlangsung lancar, banyak yang datang, dan aku cukup senang. Ini adalah pelengkap bagi kado ulang tahunku yang ke 19 tahun di mana aku masih boleh menjadi pelayan Tuhan sampai dengan hari ini.

Terima kasih untuk Christiaan Robert yang sudah memberi pasir dan air laut dari Bali sebagai hadiah ulang tahun. Terima kasih banyak :D

#16 April

Rencananya hari ini pulang ke Bekasi. Tapi apa daya karena hujan dan sudah terlalu larut malam akhirnya kepulanganku diundur dan malah melewatkan sebagian banyak waktu bersama Korfak FISIP tercinta di FH (rencananya sih mau nonton debat bahasa Inggris, tapi nggak jadi), trus pergi ke Gramedia beli kado ultah untuk Calvin-tetangga kos yang sipit- lalu dilanjutkan jalan-jalan sebentar ke Margo City.

Thanks to : Albertus Gregory yang udah diam-diam kasih buku yang bagus banget (ada gambar Mgr. Ignatius Suharyonyaaa :D) trus kumpulan buku puisi dari Romo Mudji SY. What a nice day :D

#17 April

Di jadwal tertulis ada Cling-cling (kerja bakti KMK UI di Wisma SY), sayang sekali nggak bisa ikut karena harus pulang ke Bekasi. Penasaran dengan kemauan Mbak Yuni yang memintaku untuk ke sana, barulah aku menyadari sebuah berita yang cukup menggemparkan yaitu bahwa saat ini ibuku sedang sakit. Ibuku jatuh terpeleset pada tanggal 30 Maret dan saat ini kakinya patah sehingga harus di gips. Semua orang menyembunyikan kenyataan ini dariku, dan aku merasa hari itu adalah hari yang terburuk karena aku menyadari tidak bisa berbuat banyak untuk kesembuhan ibuku. Mom, i miss you so badly,.. get well soon yaaaa... :D I love you so much. Please God take care of her while I am so far away...

#18 April

Pulang dari Bekasi ke Depok diantar, setelah sebelumnya pergi mampir untuk jalan-jalan dan makan-makan di Giant Bekasi.

#19 April

Dapat copy-an video SHINEE Hello Baby Episode 9-11 dari Raden Adryana teman canggaru FISIPERS, trus ingin menghabiskan nonton sebenarnya tapi malahan terjebak main ke kamarnya Albert sama Jenni sampai pukul 2 pagi zzz

#20 April

Kelas pengganti videografi

#21 April

Hari Kartini

Kelas tambahan videografi setelah tekom. Mulai panic karena semester ini harus mulai belajar mengedit video, dan aku belum menginstall bahan di laptopku. Waa aku musti punya soft copy Adobe Premiere!!

#22 April

Kuis SSI Hubungan Desa dan Kota. Persiapan presentasi Pengantar Jurnalisme : “Jurnalisme Fakta dan Jurnalisme Makna” tapi nggak jadi karena waktunya mepet. Pulang kuliah langsung ikutan Workshop Acara TV dan Presenter dari SCTV dan belajar menjadi presenter yang baik bersama Asti Ananta yang ternyata lucu gila, gokil, dan lebay parah hahahaha :D nggak rugi gue bayar 20 ribu perak buat ikutan acara HMIK ini sama Nurul.

Albert pulang ke Jakarta dan dia maksa-maksa gue buat mikin acara Jumatan lusa. Parah banget.

#23 April

Sepulang Jumatan cabut ke FK buat ikutan Misa Paskah FK UI di Salemba. Senang karena nimbrung bareng Frans, Ping-ping, Meilita, Sanny, dan Lucky ke sana trus bisa ketemu lagi sama temen OBM yang namanya Raymond Surya... Waa pulang-pulang jadi inget temen-temen OBM deh. Kangeeennn.. anyway Lucky baik banget sampai nganterin gue balik ke kosan. Moga aja deh dia lolos SIMAK, UMB, atau SNMPTN FK UI 2010. Amin!!

#24 April

Refreshing day KUKSA FISIP batal hari ini. So, hari ini gue jalan ke sepanjang Margonda buat cari iklan FISIPERS. Lumayan sih, tapi jadi pegel nih kaki.

#25 April

Hore akhirnya gue bisa juga misa di Katedral Jakarta hehehe, ketemu Ony di pintu depan, trus waktu misa barengan sama Albert dan bokapnya. Hah gue seneng bisa jalan-jalan dan lihat Museum Katedral yang dibuka untuk umum. So, habis puas ngelihatin tuh Katedral sampai bosen gue sama Albert lanjut jalan ke gereja Santa Theresia, trus main bentar ke TK-SD-SMP nya dan baliknya lewatin SMA Theresia-SMA nya mantan Korfak FISIP Raymond Adikarta. Yeyeyeye kaki gue masih sakit saat pulang baik ke Depok, ditambah langsung jalan cari perlengkapan buat refreshing day lusa di Wisma SY. Waaah shopping-shopping makanan emang ga akan ada habisnya....

Romo Yu, makasih yaaa yogurt dan kue-kuenya yang dari Eropaaa.. really like this!!

#26 April

Refreshing day KUKSA FISIP bikin Spaghetti di Rumah Romo :D Senang! Senang! Senang!

Pembentukan panitia KUKSA WEEKEND

Ngenterin jeje pulang ke kosan

#27 April

Berangkat pelajaran agama barengan Calvin sama Tomy

Pelajaran agama seru! Walaupun telat datengnya. Parah banget belum dapet Adobe Player nih...

#28 April

Tekom!! Seperti biasanya bahasa Inggris menyebalkaaannn..

#29 April

Ulang Tahun Yunita

#30 April

Jumatan Bareng FIB—Gak jadi jumatan di FH—



IF... (Posted by: Donna Stefani Mawengkang)


If you can't make me happy, please don't say you love me

If you can't make it simple, then make it real

If you can't stay as long as you want, will you stay as long as I live?

If you will buy me gift, don't make it a flower. I rather choose nothing than to see it dying

If you choose me, then make me the only one

If I ask you to give your heart, then make it a whole

If you are thinking about me, then make your heart feel it too


If you say that I'm the only one, then make us feel that Its for real

If you choose to leave, give my heart back to normal

If I say that my heart beats so fast, it means that you make me fall too fast

If you make me feel like a fool, then I'll make you fall

If you say sorry, don't do it twice

If I say that I don't love you, it means that I really don't care about you

If I say I'm sorry, it means it over

If you can love me forever, then let me love you before and after

If you'll say that it’s the end, give me a chance to say it first

If you let to me, I don't want to hear the reason why

If I say you hurt me so bad, then do say that to make it good

If you will make me feel like heaven, then don't do things like hell

If you ask me to give you another chance, I'll give you another chance but,

If you will ask me to love you again, I can't make things possible.

4 Juni 2010

Diary 3 Juni 2010

3 Juni 2010
Aku terbangun dengan agak sedikit linglung tadi pagi. Setelah mengusap mata dan merenggangkan ototku sebentar aku menyadari benar bahwa sekarang aku sudah berada di rumah. Di Ambarawa.
Kubuka ponselku yang semata wayang dan aku diingatkan dengan banyak sms masuk yang mengingatkanku hari ini adalah hari ulang tahun sahabatku Yunita Rina Kusuma Dewi, seorang teman masa SMA yang baik hati dan juga keponakanku tersayang Andreas Prasetyo Budi. Hmm… aku merindukan mereka semua…
Hari ini adalah hari keduaku berliburan di Ambarawa. Aku senang akhirnya bisa bertemu dengan Ibu dan Ayahku yang tampak sangat sehat sekarang, walaupun jelas benar Ibuku masih dalam kondisi kakinya di gips. Rencana hari Minggu nanti kami akan sama-sama pergi ke Salatiga untuk membuka gips yang membungkus kakinya hampir dua bulan ini…
Berada di Ambarawa yang kuperkirakan dalam jangka waktu yang lama membuatku banyak berpikir panjang. Kalau boleh jujur kalau bukan karena ada orangtuaku dan kondisi Ibuku yang sakit ini, mungkin prioritas utamaku bukanlah mengunjungi pedesaan ini. Aku tentu saja akan memilih untuk tinggal di kota kelahiranku di Kudus dalam jangka waktu yang mungkin tidak bisa kuputuskan.
Aku melihat mimik wajah Ibu yang berbeda ketika dari awal aku mengatakan akan pulang lebih cepat karena kepanitiaan Penerimaan Mahasiswa Baru FISIP UI 2010 semakin dekat dan terus-terusan memintaku untuk hadir dalam setiap rapat. Aku tahu bahwa ibu dan ayahku, bahkan semua keluargaku sangat menentang aku mengikuti kegiatan yang menurut mereka tidak penting ini. Aku mencoba untuk menjelaskan semuanya itu, dan aku kalah. Dari lubuk hatiku yang paling dalam berada di samping kedua orangtuaku terlebih saat mereka sedang sakit seperti ini adalah hal yang paling kuinginkan saat ini ditimbang pergi ke kampus dengan tujuan yang masih belum jelas.
Jadi, aku putuskan untuk menunda kepulanganku lebih lama yaitu akhir Juni ini. Aku tidak akan pernah mau lagi menggadaikan kesempatan bersama kedua orangtuaku dengan apapun. Termasuk kesempatan menjadi seorang TIBUM PSAF sekalipun!!
Saat ini kedua keponakanku yang adalah perempuan yaitu Lia dan Happy juga sedang sibuk menyiapkan UAS mereka. Haha aku senang melihat mereka belajar , sedangkan aku ongkang-ongkang kaki tidak mengerjakan apapun. Haha senang!!!
Bukan sembarangan, message box di ponselku juga penuh dengan sms dari banyak orang yang sangat-amat-perhatian denganku. Salah satunya adalah sahabatku yang bernama Nurul Utami yang sudah kuanggap seperti saudariku sendiri karena dirinya dapat menenangkan pikiranku sangat sedang kalut. I’ll be missing her so much, dan aku tidak bisa membayangkan bagaimana jadinya hidupku tanpa dia. Hahaha parah!
Sementara aku berlibur di sini, aku berusaha untuk menutup segala pikiranku, anganku, dan semua beban yang sebenarnya masih mengganggu sejak aku pulang. Semua beban itu tentu saja mengenai masalah kampus, Albert, dan KUKSA FISIP. Kalau bukan karena aku berhasrat ingin menjadi TIBUM PMB FISIP UI tahun ini, tidak mungkin lagi aku mau merespon sms-sms jarkom itu yang semuanya mengatakan bahwa aku harus pulang secepatnya. TIDAAAK!
Berada di tempat ini kurang lebih selama dua minggu ke depan agaknya dapat membuatku sedikit merasa rileks dengan hidup. Seraya melihat 2DO LIST apa saja yang ingin kulakukan di waktu liburan ini, aku akan mencoba untuk melengkapinya satu demi satu. Rencana yang terdekat tentu saja adalah menemani ibuku melepas gipsnya, pergi ke Gua Maria Kerep Ambarawa untuk berdoa, mengunjungi gereja Jago, membeli kaktus untuk oleh-oleh, serta membeli kopi untuk Romo di Banaran. Rencana jangka pendeknya mungkin aku akan pulang ke Kudus—my beloved hometown—untuk menikmati jajanan khas Kudus yang sangat kurindukan, bertemu dengan kawan lama, membersihkan rumah, mencuci motor, pergi ke Gereja Santo Yohanes Evangelista, bertemu Romo Koko, berkumpul bersama dengan anak-anak PD, meminjam DVD Widhie Wiweko Widjaja, dan masih banyak hal lain yang akan kulakukan. AKU BAHKAN MENULIS HAL INI TANPA KESABARAN LAGI HEHEHEHE :D
Beberapa catatan untuk liburan hari kedua ini adalah: aku harus mencoba makan sate kelinci suatu saat nanti, aku harus banyak luluran agar kulit tubuhku bisa agak tampak lebih cerah, menipiskan rambutku—bahkan aku mulai berpikir untuk melakukan masker rambut—terus menulis catatan ini, serta menyelesaikan buku 2 DO THINGS BEFORE I DIE milik Dikara Kirana.
Oh ya, entah mengapa semua orang menganggap bahwa bekas jerawatku yang ada di dahi itu perlu untuk dipoles lagi agar tidak membekas, dan aku rupanya harus berlatih berjalan tanpa diseret karena sol sepatuku rusak terus karena mereka bilang bahwa cara jalanku aneh seperti diseret-seret.
Untuk saat ini yang ingin kulakukan dengan benar adalah chatting dengan teman-teman kampusku. Aku sangat merindukan mereka semua: Tommy, Neil, Afif, Nurul, Pia, Maria Dika dan semua anak komunikasi serta KMK UI. Jalan-jalan yang terakhir kalinya bersama anak-anak KMK UI ke Jakarta Kota dan sekitarnya membuat kesan yang sangat mendalam karena aku terpilih menjadi PO Sehari Bersama KMK UI pada bulan Agustus nanti. Hwaaa aku tidak sabar lagi pingin cepat kuliah dan melanjutkan studiku di sana.
Status di saat ini adalah menunggu. Menunggu nilai-nilaiku diumumkan di SIAK-NG. Demi apa coba semalam aku mimpi buruk karena MPK Bahasa Inggrisku dapat C dan aku mengulang. TIDAK! NO WAY! Semoga itu tidak benar-benar terjadi, dan aku sangat berharap aku bisa lulus 100% dan IPku naik ke angka 3,7. Amin!!!
Yang jelas, proker yang belum jalan adalah PMB FISIP UI 2010, SBK KMK UI, KUKSA’s WEEKEND 2010, ikut MISA ALAM KMK UI Agustus nanti, serta bersiap menempuh 24 SKS di semester depan dan mengajar bimbel!!
Pikiran yang menggangguku tentu saja: Albert, pindah kosan, dan rencana kepulanganku yang akan tertunda sampai akhir Juni.
Tuhan, apa saja deh. Aku tahu ini semua adalah rencanaMu. Pakai aku ya Tuhan. Aku berserah kepadaMu dalam segala hal… Amin!!

MY MOM (Part.2)

Yang ingin kutulis saat ini adalah mengenai Ibuku. Aku bahagia akhirnya bisa pulang liburan semester ini ke Ambarawa bertemu dengan beliau. Aku sampai di rumah pada pukul 03.30 pagi hari dan aku rasa kangen itu terobati dengan sebuah pelukan hangat.

Ibuku saat ini dalam kondisi yang sangat sehat. Beliau sudah bisa berjalan lancar memakai kuk-nya untuk pergi ke toilet, memasak, serta melakukan segala hal kecuali turun dari tangga bawah. Kami saling bercerita pagi itu dan kami tidur bersama sampai terbangun sekitar pukul 10.00 siang. Aku bertemu dengan sang pendengar itu. Ibuku selalu menyukai semua cerita dan pengalamanku. Beliau selalu mendengarkannya dengan cermat dan tentu saja memberikan komentar di sana-sini.

Pada hari Minggu nanti, aku dan bersama semua keluarga yang ada di sini akan mengantarkan beliau ke Salatiga untuk melepas gips yang sudah dua bulan ini membungkus kaki kanannya karena patah pada tanggal 30 Maret yang lalu. Aku sangat berharap bahwa beliau cepat sembuh, cepat pulih, dan pada akhirnya bisa kembali berjalan secara normal ke mana pun ia pergi tanpa bantuan alat yang bernama kuk itu tadi.

Di sini aku sering bertindak iseng dengan berkata padanya “Ayo dong Bu lari, gak usah pakai kuk!” dan kemudian ia tertawa dan menjitakku. Lucu. Karena masih belum terbiasa juga melihatnya mamakai kuk itu saat berjalan, ke mana pun kini ia hendak melangkah tak hentinya sampai beliau merasa bosan aku selalu bertanya “Mau ke mana lagi?” Hahaha…

Sulit juga ya menyadari semua rencana Tuhan ini. Tuhan sungguh adalah arsitek dan sutradara terhebat sepanjang masa karena ia sangat menyukai cerita. Cerita tentang ibuku dan kaki kanannya yang patah adalah sebuah bentuk cerita tersendiri yang patut dikenang dan direnungkan di dalam keluarga kami, bahwa Tuhan selalu mempunyai rencana paling baik di dalam keluarga kami dan dengan peristiwa ini kami diingatkan untuk lebih mengandalkan Tuhan jauh lebih dalam lagi…

Jika ada yang bisa kulakukan untuk dapat bersama Ibuku lebih lama apapun itu akan kulakukan, termasuk melepas semuanya yang berkaitan dengan kepanitiaan penerimaan mahasiswa baru 2010 nanti. I really love you, MOM!! I will be there for you…